Melihat kejadian tersebut, petugs bersama warga menolong korban dan dibawa ke RS. Pelita Anugrah Mranggen. Sementara sopir Gran Max meninggal di TKP.
Akibat kecelakaan tersebut, KA Pandalungan berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun lokasi guna pemeriksaan kondisi sarana.
Hasil pemeriksaan, lokomotif dna kereta pembangkit KA Harina mengalami kerusakan dan diganti di Stasiun Semarang Tawang.
Sementara, jalur hilir tidak bisa dilewati perjalanan Kereta Api untuk sementara waktu karena ada kerusakan. Setelah dilakukan perbaikan, jalur hilir lokasi tersebut dinyatakan aman kembali dilewati kereta api pada 11.26 WIB.
"KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut," kata Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, Minggu (15/2) siang.
Dengan adanya kejadian tersebut KA Harina mengalami kelambatan 102 menit, untuk itu kami memohon maaf kepada para pelanggan yang terdampak kejadian temperan.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
