Razia Petasan di Kudus Ricuh, 4 Pemuda Nekat Melawan Polisi

Ahmad Antoni
Barang bukti berupa petasan yang diamankan polisi. (Foto: Istimewa).

KUDUS, iNewsSemarang.id Razia petasan dan aksi blayer knalpot di Kudus diwarnai perlawanan pemuda terhadap aparat Kepolisian. Mereka pun harus menghadapi proses hukum.

Poliai melakukan tindakan mengambil paksa sepeda motor yang sebelumnya telah diamankan petugas saat razia di jalanan umum karena berpotensi mengganggu Kamtibmas.

Peristiwa itu terjadi di perempatan Traffic Light Matahari, Desa Panjunan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus pada Jumat (20/3/2026) dini hari. 

Saat itu, petugas personel Polres Kudus tengah melakukan penertiban terhadap kerumunan massa yang menyalakan petasan dan mengganggu ketertiban umum.

Dalam razia tersebut, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha RX King yang digunakan untuk aksi blayer.  Namun, situasi berubah tegang ketika pemilik kendaraan bersama rekannya melakukan perlawanan dan merebut kembali dengan cara menurunkan paksa motor tersebut dari mobil patroli milik Polisi.

Aksi itu sempat memicu kericuhan di lokasi sebelum akhirnya massa membubarkan diri. Kejadian tersebut kemudian langsung ditindaklanjuti Polres Kudus.

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, mengatakan pihaknya telah mengamankan empat pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Keempat pelaku yakni AR (31) dan MSL (18) keduanya merupakan warga Kecamatan Jati, dan SA warga Kecamatan Kaliwungu, serta ZA (23) warga Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.

“Mereka tidak hanya terlibat dalam penyulutan petasan, tetapi juga melakukan perlawanan terhadap petugas saat melaksanakan tugas menjaga Kamtibmas,” kata AKBP Heru Dwi Purnomo, Sabtu (21/3/2026). 

Dari hasil pemeriksaan, masing-masing pelaku memiliki peran berbeda dalam kejadian tersebut. AR berperan sebagai penggagas sekaligus koordinator kegiatan. Ia mengumpulkan dana dari pedagang di Pasar Bitingan untuk membeli petasan dan kembang api, serta memesan petasan secara Online.

MSL berperan sebagai pihak yang mengoordinasikan kedatangan kelompok pemotor ke lokasi. Ia juga terlibat dalam aksi blayer serta melakukan perlawanan saat petugas mengamankan kendaraan.

SA diketahui ikut terlibat dalam penyulutan petasan bersama kelompoknya di lokasi kejadian, termasuk saat situasi mulai ramai dan tidak terkendali.

Sementara ZA berperan membantu jalannya kegiatan di lokasi serta turut berada dalam kerumunan saat aksi penyulutan petasan dan perlawanan terhadap petugas berlangsung.

Kronologi Berawal Rencana Pesta Petasan
Diketahui, kronologi kejadian ini bermula dari rencana pesta petasan yang disiapkan sejak beberapa hari sebelumnya. Salah satu pelaku AR mengumpulkan uang dari pedagang untuk membeli petasan dan kembang api.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network