Menurutnya, keberadaan flare, smoke maupun petasan di dalam stadion sangat berbahaya karena dapat mengganggu jalannya pertandingan serta membahayakan keselamatan penonton lainnya.
Selain itu, konsumsi minuman keras juga dinilai berpotensi memicu gangguan kamtibmas dan tindakan yang dapat merugikan banyak pihak.
Seluruh suporter yang diamankan kemudian dibawa ke Polresta Surakarta guna dilakukan pendataan, pemeriksaan serta pembinaan oleh Satreskrim Polresta Surakarta. Setelah dilakukan pembinaan dan membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, para suporter tersebut selanjutnya dipulangkan.
Sementara itu, terhadap dua orang yang kedapatan membawa minuman keras dilakukan tindakan tindak pidana ringan (Tipiring) oleh Sat Samapta Polresta Surakarta sesuai ketentuan yang berlaku.
Kompol Wahyu juga mengimbau kepada seluruh suporter agar tetap menjaga sportivitas dan menaati aturan selama menyaksikan pertandingan sepak bola.
Kabagops berharap seluruh elemen suporter dapat bersama-sama menciptakan suasana pertandingan yang aman, nyaman dan kondusif tanpa penggunaan flare, petasan maupun minuman keras.
“Sepak bola adalah hiburan dan pemersatu. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar pertandingan dapat berjalan lancar serta memberikan kenyamanan bagi seluruh penonton,” pungkasnya.
Dalam pertandingan tersebut, Persis Solo berhasil meraih kemenangan atas Dewa United dengan skor akhir 1-0 di Stadion Manahan.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
