SEMARANG, iNewsSemarang.id - Menafsirkan Al-Qur’an dalam Bahasa Indonesia, sudah biasa kita dengar. Tapi menafsirkan Al-Qur’an dalam Bahasa Inggris, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi peserta MTQ Nasional XXXI 2026.
Seperti yang dirasakan Bagas Ihsanul Umam, kafilah Provinsi Riau. Bagas, sapaannya, punya tantangan tak biasa di MTQ Nasional kali ini, karena harus menguasai tafsir Al-Qur’an, sekaligus menerjemahkannya dalam tiga bahasa. Bagas merupakan peserta cabang Tafsir Al-Qur’an Bahasa Inggris.
Dia mengungkapkan, MTQ Nasional 2026 menjadi pengalaman pertamanya tampil dalam ajang tingkat nasional. "Pasti deg-degan karena ini pengalaman pertama saya tampil di tingkat nasional," ungkap Bagas, ditemui seusai tampil di Gedung Semeru BPL2K Semarang, Senin (14/9/2026).
Tantangan terbesar yang dihadapinya, adalah proses peralihan bahasa ketika menjawab pertanyaan dewan hakim. "Pertama, menerjemahkan bahasa Arab ke bahasa Indonesia, lalu mencari bahasa Inggris yang sesuai," ungkapnya.
Menurut Bagas, proses tersebut cukup menyulitkan. Namun, dia justru menganggap tantangan itu sebagai kesempatan untuk terus belajar. "Peralihan bahasa ini cukup membuat saya kesulitan, itu tantangan yang bisa dipelajari," katanya.
Untuk mempersiapkan diri berlaga di provinsi yang dipimpin Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi-Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Bagas mengaku tidak hanya belajar dari guru dan pelatih.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
