Kisah Bagas Umam, Peserta MTQ Tafsir Al-Qur’an Bahasa Inggris Deg-degan Harus Kuasai 3 Bahasa

Ahmad Antoni
Bagas Ihsanul Umam, kafilah Provinsi Riau. (foto: istimewa)

Dia juga memanfaatkan teknologi seperti YouTube, televisi, hingga kecerdasan buatan atau AI. "Saya memanfaatkan teknologi seperti YouTube, TV, dan AI untuk belajar bahasa," ungkapnya.

Namun, hasil belajar dari teknologi tetap dikonfirmasi kepada guru, untuk memastikan penggunaan bahasa yang tepat. Bagas juga mengandalkan latihan dengan memperbanyak jam terbang, agar lebih rileks ketika tampil.

"Ketika latihan, saya membayangkan sedang tampil di mimbar tilawah," kata peserta yang pernah menjadi juara pertama Tafsir Bahasa Inggris tingkat Provinsi Riau tersebut.

Meski baru pertama tampil di tingkat nasional, Bagas mengaku sangat optimistis menghadapi persaingan.  "Kalau ditanya optimistis, 100 persen, Allahu Akbar," ujarnya penuh semangat.

Bagas berharap MTQ ini tidak berhenti sebagai ajang mencari juara, tetapi semakin mendekatkan masyarakat dengan Al-Qur’an.  "Semoga even ini semakin memotivasi umat untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an," pungkasnya.

Peserta lain adalah Fadli, asal Provinsi Jambi yang mengikuti cabang Tafsir Al-Qur’an Bahasa Indonesia. Da merasa nyaman dengan tempat yang disediakan panitia.

"Alhamdulillah ketika tampil tadi saya merasa tenang, tempatnya juga nyaman," kata Fadli usai tampil lebih dulu, di lokasi serupa.

Menurut Fadli, tantangan terbesar dalam perlombaan justru muncul ketika mendapatkan soal hafalan. Sehingga dirinya harus berusaha mengingat semaksimal mungkin.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network