JAKARTA, iNewsSemarang.id – Masyarakat diimbau agar tidak langsung menyeruput minuman yang baru diseduh. Dokter sekaligus influencer kesehatan dr Adam Prabata mengingatkan bahwa minum kopi dan teh dalam kondisi terlalu panas berkaitan dengan peningkatan risiko kanker kerongkongan.
Peringatan itu disampaikan dr Adam melalui unggahan di akun Instagram pribadinya setelah membaca hasil riset terbaru mengenai hubungan konsumsi minuman panas dengan kanker kerongkongan.
Penelitian berjudul Hot Drinks and Oesophageal Cancer: Prospective Analyses in Around 1 Million UK Adults itu melibatkan lebih dari 900.000 orang dewasa di Inggris. Riset tersebut disusun Keren Papier, Kezia Gaitskell, Sarah Floud, dan Gillian K. Reeves dari Cancer Epidemiology Unit, Nuffield Department of Population Health, University of Oxford.
“Gue Berusaha Mengurangi Minum Minuman yang Masih Panas Setelah Baca Jurnal Ini," tulis dr Adam, dikutip Sabtu (19/9/2026).
Menurutnya, penelitian tersebut menganalisis kebiasaan konsumsi teh dan kopi, termasuk suhu ketika minuman dikonsumsi. Minuman yang diminum pada suhu di atas 65 derajat Celsius dikategorikan sebagai minuman sangat panas.
“Penelitian terbaru tahun 2026 ini melibatkan >900.000 orang dewasa kemudian dianalisis kebiasaan konsumsi minuman panasnya, kemudian dibandingkan risiko kanker kerongkongannya," jelas dr Adam.
"Definisi minuman sangat panas pada penelitian ini adalah diminum saat suhu >65 C. Jenis minuman pada penelitian ini adalah teh dan kopi," ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
