Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Eks Anak Buah Ferdy Sambo Hendra Kurniawan Bebas Bersyarat Sejak 2 Juli 2024
Advertisement . Scroll to see content

Begini Penjelasan Ahli Soal Akses Hardisk Laptop Patah dalam Sidang Arif Rachman

Jum'at, 20 Januari 2023 | 16:12 WIB
  • author Ari Sandita Murti
Begini Penjelasan Ahli Soal Akses Hardisk Laptop Patah dalam Sidang Arif Rachman
Terdakwa dugaan kasus Obstruction of Justice kematian Brigadir J, Arif Rachman Arifin. Foto: MPI

JAKARTA, iNewsSemarang.id - Sidang dugaan Obstruction of Justice kematian Brigadir J dengan terdakwa Arif Rachman Arifin kembali digelar di PN Jaksel hari ini, Jumat (20/1/2023). Pada sidang kali ini, terdakwa mendatangkan seorang ahli komputer forensik dan cryptography, Setyadi Yazid yang menjelaskan tentang akses hardisk pada laptop patah.

Mulanya, tim pengacara Arif mempertanyakan bagaimana laptop yang sudah dipatah-patahkan hingga membuat motherboard patah, tapi tak mematahkan atau merusak hardisk.

Hakim lalu bertanya apakah hardisk dalam laptop tetap bisa diakses. Lalu Yazid menerangkan bahwa hardisk laptop tersebut tetap bisa diakses.

"Biasanya kalau dia dalam keadaan mati lalu dipatahkan laptopnya, maka harisknya nggak akan berubah, hardisk kan ada casenya yang lebih kuat daripada luarnya ya sehingga dia tahan. Nah, mengaksesnya memang dengan komputer lain," ujarnya di persidangan, Jumat (20/1/2023).

Menurutnya, hardisk dalam komputer atau laptop biasanya memiliki pelindung sehingga bisa tahan. Adapun hardisk yang masih utuh bentuknya pada laptop yang patah tersebut bisa diakses melalui komputer lain.

Pengacara terdakwa lantas mempertanyakan pendapat ahli tentang ilustrasi pemeriksaan forensik laptopnya sudah dipatahkan matherboard, lalu ada hardisknya. Lalu si penyidik ini malah menyebutkan tak bisa diakses tanpa ada upaya melakukan pemeriksaan.

Editor: Maulana Salman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut