Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pimpinan KPK ke Kepala Daerah di Jateng: Integritas Jadi Kunci Utama Cegah Berbagai Penyimpangan
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Bengkulu Pakai Rompi Polantas saat OTT, KPK: Kamuflase Menghindari Amuk Massa

Senin, 25 November 2024 | 05:19 WIB
  • author Riyan Rizki Roshali
Gubernur Bengkulu Pakai Rompi Polantas saat OTT, KPK: Kamuflase Menghindari Amuk Massa
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah sempat mengenakan rompi Polantas (Foto: Ist)

JAKARTA, iNewsSemarang.id - Penangkapan Gubernur Bengkulu Rohidin Marsyah sempat dihebohkan dengan penampakannya menggunakan rompi Polantas. Rohidin telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi. 

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan operasi tangkap tangan (OTT) dibantu oleh polisi. Pengunaan rompi Polantas merupakan bentuk kamuflase menghindari amuk massa.

"Dalam rangka kamuflase," kata Asep, Minggu (24/11/2024). Dia menyebut massa sempat mengetahui informasi mengenai pergerakan dari Rohidin yang terkena OTT. "Supaya tidak menjadi sasaran orang-orang yang ada di situ," katanya.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkapkan, dalam penangkapan ini pihaknya mengamankan barang bukti uang sejumlah Rp7 miliar dalam bentuk mata uang rupiah, dolar Amerika dan Singapura.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut