Taqwa: Menggapai Tujuan Puasa Ramadhan

Marhaban ya Ramadhan
Marhaban ya syahras- siyam
Marhaban ya syahral-ibadah
Alhamdulillah, rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat tidak terhingga dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan yang penuh Rahmat, berkah dan maghfirah serta pembebasan dari siksa api neraka.
Semoga Allah SWT melimpahkan sehat wal afiat Rahmat Taufiq Hidayah-Nya kepada kita semua mukminin mukminat untuk menjalankan kewajiban puasa Ramadhan, zakat Fitri dan berbagai ibadah Sunnah sebulan penuh dengan khusyu tadlarru' ikhlas sempurna dalam bimbingan dan ridlo Allah SWT. Amin.
Untuk saling mengingatkan dan menyegarkan kembali apa tujuan puasa Ramadhan, berikut ini kita tadarus dan telaah kembali Firman Allah SWT dalam Al-Qur'an al-Karim.
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْکُمُ الصِّيَا مُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِکُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa," (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 183).
ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَ
"Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa," (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 2).
الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِا لْغَيْبِ وَ يُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ
"(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan sholat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka," (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 3).
وَا لَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَاۤ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَاۤ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِا لْاٰ خِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَ
"dan mereka yang beriman kepada (Al-Qur'an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 4).
عُوْۤا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَا لْاَ رْضُ ۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَ
"Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa," (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 133).
الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّآءِ وَا لضَّرَّآءِ وَا لْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَا لْعَا فِيْنَ عَنِ النَّا سِ ۗ وَا للّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ
"(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan." (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 134).
وَا لَّذِيْنَ اِذَا فَعَلُوْا فَا حِشَةً اَوْ ظَلَمُوْۤا اَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللّٰهَ فَا سْتَغْفَرُوْا لِذُنُوْبِهِمْ ۗ وَمَنْ يَّغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلَّا اللّٰهُ ۗ وَلَمْ يُصِرُّوْا عَلٰى مَا فَعَلُوْا وَهُمْ يَعْلَمُوْنَ
"Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui" (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 135)
Dari beberapa ayat tersebut bisa kita ambil pelajaran bahwa tujuan puasa adalah memandu manusia mukmin untuk menggapai takwa kepada Allah SWT.
Makna umum Takwa adalah menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya secara konsisten dan Istiqomah. Takwa merupakan bekal terbaik manusia mukmin saat hidup di dunia, lebih-lebih hidup setelah mati, akhirat yang abadi.
Sedangkan beberapa karakteristik manusia mukmin bertakwa antara lain:
1. Beriman kepada perkara ghaib yang dijelaskan Al-Qur'an dan Sunnah.
2. Mendirikan shalat sesuai syariat Islam.
3. Menafkahkan harta yang Dianugerahkan Allah SWT untuk zakat, infaq, shadaqah.
4. Beriman kepada kitab Al-Qur'an dan kitab kitab sebelumnya sesuai syariat Islam.
5. Beriman kepada hari akhir/ kiamat.
6. Berinfak dalam kondisi lapang dan sempit.
7. Menahan amarah.
8. Memaafkan orang lain.
9. Selalu berbuat kebaikan.
10. Jika berbuat dosa dan dzalim segera bertaubat kepada Allah SWT dengan sungguh sungguh dan tidak mengulanginya (taubatan nasuha).
Melalui madrasah dan training Ramadhan yang diwajibkan Allah SWT kepada kita semua orang mukmin, maka kita selalu bermunajat agar meraih indahnya tujuan puasa, menjadi insan Muttaqin. Amin.
والله المستعان واعلم
Penulis : H. Ismail, Dosen Fakultas Sains dan Teknologi/ Pengurus MUI Kota Semarang.
Editor : Miftahul Arief