Deretan Madrasah Tertua di Indonesia, Nomor 5 Pusat Pendidikan Islam Penting di Jawa Tengah
3. Madrasah Al-Irsyad Al-Islamiyah, Jakarta
Madrasah Al-Irsyad Al-Islamiyah didirikan pada tahun 1914 di Jakarta oleh Syekh Ahmad bin Muhammad As-Surkati Al-Anshary bersama para sahabatnya. Lembaga ini menjadi cikal bakal berdirinya organisasi Al-Irsyad Al-Islamiyah.
Sejak awal, madrasah ini berfokus pada penguatan tauhid, ibadah, dan amaliah Islam, serta mendorong pembaruan pemikiran pendidikan Islam di Indonesia.
4. Madrasah Nahdlatul Wathan (MNW), Surabaya
Madrasah Nahdlatul Wathan berdiri pada tahun 1916 di Surabaya atas prakarsa K.H. Wahab Hasbullah. Sebelum mendirikan madrasah, K.H. Wahab Hasbullah berkenalan dengan Mas Mansur, seorang tokoh muda yang baru kembali dari Mesir.
Keduanya kemudian sepakat mendirikan organisasi Jam'iyyah Nahdlatul Wathan untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam melalui madrasah. Organisasi ini memperoleh status legal pada tahun yang sama dan mendirikan madrasah resmi di Surabaya.
5. Madrasah Qudsiyah, Kudus
Madrasah Qudsiyah di Kudus didirikan pada tahun 1919 oleh para ulama terkemuka sebagai respons terhadap kebutuhan pendidikan Islam yang kuat pada masa penjajahan.
Madrasah ini dipimpin oleh K.H.R. Asnawi sebagai kepala sekolah, serta didirikan bersama tokoh-tokoh seperti K.H. Shafwan Duri, K.H. Kamal Hanbali, R.H. Dahlan, dan H. Zaini Asnawi. Keberadaannya menjadi salah satu pusat pendidikan Islam penting di Jawa Tengah pada masa itu.
Editor : Ahmad Antoni