get app
inews
Aa Text
Read Next : Prabowo Puji Pemprov Jateng Pesan Puluhan Bus Listrik, Berharap Ditiru Pemerintah Daerah Lain

Harga Plastik Naik, Pemprov Jateng Dorong Penggunaan Bioplastik Ramah Lingkungan

Sabtu, 11 April 2026 | 08:08 WIB
header img
Pemprov Jateng mendorong penggunaan bioplastik sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan. (Foto: Dok. MNC Portal).

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memastikan tidak akan terjadi penimbunan plastik di tengah isu kenaikan harga bahan baku plastik

Selain itu, Pemprov Jateng juga mendorong penggunaan bioplastik sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, July Emmylia menjelaskan, kenaikan harga plastik dipicu gangguan pasokan global akibat ketegangan geopolitik. 

“Kenaikan harga plastik itu disebabkan dari hilirnya dulu, yaitu terganggu pasokan secara global akibat ketegangan politik di Selat Hermus, yang berdampak pada naiknya harga naphta sebagai bahan baku plastik,” ujarnya, Jumat (10/4/2026)

Menurutnya, kenaikan harga naphta cukup signifikan, dari sekitar 600 dolar per ton menjadi 900 dolar per ton. Kenaikan tersebut otomatis memicu lonjakan harga plastik yang berdampak pada pelaku usaha, terutama sektor makanan dan minuman. 

Sektor itu paling terdampak, karena plastik digunakan sebagai kemasan primer, sementara sektor lain seperti furnitur dan tekstil hanya menggunakan plastik sebagai kemasan sekunder.

“Tekanan yang paling berat itu adalah di IKM maupun UKM sektor pangan, karena penggunaan plastik sangat intens sebagai kemasan utama. Sektor lain tetap terdampak  namun tidak sebesar industri makanan dan minuman,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi dampak tersebut, Pemprov Jateng mengusulkan dua langkah kepada Gubernur. Dalam jangka pendek, Pemprov akan bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan monitoring dan pengawasan guna mencegah penimbunan plastik oleh oknum tertentu. 

Selain itu, kampanye pengurangan plastik sekali pakai juga akan dimasifkan kembali melalui penggunaan tumbler, tas belanja reusable, serta pengurangan konsumsi plastik.

“Dalam jangka pendek kami akan turun ke lapangan bersama kepolisian, untuk mencegah penimbunan plastik, dan memperkuat kembali gerakan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai,” terang Emmy.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut