get app
inews
Aa Text
Read Next : Kisah Pilu Rahmat, Remaja 15 Tahun Gagal Ginjal gegara Doyan Minuman Kemasan dan Camilan Gurih

Waspada! Gagal Ginjal Bisa Tanpa Gejala, Dokter Imbau Cek Darah dan Urin secara Rutin

Selasa, 01 September 2026 | 12:19 WIB
header img
Ilustrasi pasien gagal ginjal. (foto: istimewa/AI)

“Di nomor 3, gampang capek dan lemes. Fungsi ginjel dalam penghasil hormon penambah darah akan hilang jika ginjel kita rusak. Maka pasien-pasien gagal ginjal akan cenderung kurang darah alias anemia. Walhasil, lemes,” ujarnya.

Sementara itu, mual dan muntah yang berlangsung terus-menerus dapat berkaitan dengan uremic syndrome. Kondisi ini terjadi ketika zat sisa dan racun menumpuk di dalam darah akibat fungsi ginjal yang sudah terganggu.

“Di nomor 2, mual dan muntah berkelanjutan. Ini yang dinamakan dengan uremic syndrome. Sampah dan racun yang numpuk akan bikin lambung hiperaktif dan bikin mual dan muntah,” ujarnya.

Pentingnya Cek Darah dan Urin

dr Decsa menegaskan, gejala seperti pembengkakan, kulit gatal, mudah lelah, mual, dan muntah biasanya baru muncul ketika penyakit ginjal sudah berada pada stadium 4 dan 5.

“Gejala-gejala yang saya sebutin tadi di atas biasanya baru muncul stadium 4 dan stadium 5, di mana kerusakannya sudah sangat berat. Jangan lupa juga periksa darah dan urin secara rutin dengan medical check-up,” ungkap dr. Decsa.

Pemeriksaan darah dan urin secara berkala dapat menjadi bagian penting dalam mendeteksi gangguan fungsi ginjal sebelum gejala berat muncul. Karena itu, menjaga kesehatan ginjal tidak cukup hanya dengan menunggu tubuh memberikan tanda, tetapi juga perlu dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut