get app
inews
Aa Text
Read Next : SMC RS Telogorejo Rangkul Publik Urai Tabu Kesehatan lewat The Path to Healthy Life

Stres Tak Selalu Berarti Gangguan Jiwa, Dokter Ungkap Perbedaan dan Cara Mengatasinya

Jum'at, 04 September 2026 | 16:22 WIB
header img
dr. Alifiati Fitrikasari, Sp. KJ (K) saat berbicara dalam Talkshow bertemakan Stres dan Gangguan Jiwa Auditorium SMC RS Telogorejo Semarang, Kamis (3/9/2026). (foto: iNewsSemarang.id)

“Lingkungan digital memiliki banyak manfaat. Mulai dari memudahkan komunikasi dan membangun koneksi sosial, mendukung proses belajar dan akses informasi, hingga membuka akses terhadap layanan kesehatan,” kata dr Novalia.

Tapi yang harus diperhatikan, penggunaan teknologi juga dapat berdampak pada berbagai risiko. Di antaranya distraksi akibat information overload, paparan konten berbahaya, penggunaan yang sulit dikontrol hingga gangguan tidur. 

“Saya berharap masyarakat tidak semata-mata berpatokan pada durasi penggunaan gadget. Penggunaan media sosial, misalnya, perlu dilihat dari konteks dan pola pemakaiannya,” ujarnya.

Termasuk memperhatikan kemungkinan paparan cyberbullying maupun konten yang berdampak negatif terhadap kondisi psikologis.

dr Novalia juga mengingatkan bahwa penggunaan media sosial tidak serta-merta dapat disebut sebagai penyebab depresi. “Bukti ilmiah menunjukkan hubungan antara penggunaan media sosial secara umum dengan depresi dan kecemasan relatif kecil,” ujarnya.

Sebaliknya, lanjut dia, penggunaan media sosial yang sudah bersifat problematik memiliki hubungan yang lebih konsisten dengan depresi, kecemasan, hingga gangguan tidur. 
 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut