Atlet Silat Porprov Meninggal usai Operasi Jari, Polisi Dalami Dugaan Komplikasi Pembekuan Darah
“Karena peristiwa ini menyangkut nyawa seseorang, kami tetap melakukan penyelidikan, terlepas dari ada atau tidaknya permintaan keluarga. Kami ingin memastikan apakah terdapat unsur kesengajaan atau kelalaian, sehingga penanganannya dilakukan berdasarkan fakta, secara objektif, dan berkeadilan,” tegasnya.
Terkait dugaan penyebab medis, terdapat informasi awal mengenai kemungkinan komplikasi berupa trombus atau pembekuan darah. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kematian. Kepolisian masih mendalami keterangan pihak terkait dan berkoordinasi dengan instansi yang berwenang untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas.
Dalam proses penanganan, pihak keluarga disebut telah mendapat saran untuk mempertimbangkan autopsi. Namun, ayah korban memutuskan menerima kepergian putrinya dan membawa jenazah ke rumah duka. Kondisi tersebut tidak mengubah komitmen kepolisian untuk tetap melakukan penyelidikan sesuai prosedur dan kewenangan yang berlaku.
AKP Jumani juga menekankan pentingnya koordinasi antara fasilitas pelayanan kesehatan dan kepolisian apabila terjadi kematian pasien secara mendadak atau ditemukan keadaan yang memerlukan penelusuran lebih lanjut. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu penanganan awal, menjaga kejelasan informasi, serta mendukung proses pemeriksaan secara profesional.
“Prinsip kami adalah mengedepankan kehati-hatian, mengumpulkan keterangan dari semua pihak yang berkaitan, dan tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kematian sebelum proses penyelidikan selesai,” ujarnya.
Editor: Ahmad Antoni