Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Baksos Peringatan HUT ke-75 Humas Polri, Polda Jateng Gelar Donor Darah untuk Kemanusiaan
Advertisement . Scroll to see content

Operasi Patuh Candi 2026, Personel Gabungan Sapa Warga dengan Edukasi Humanis di CFD Semarang

Minggu, 01 November 2026 | 19:32 WIB
  • author Ahmad Antoni
Operasi Patuh Candi 2026, Personel Gabungan Sapa Warga dengan Edukasi Humanis di CFD Semarang
Personel gabungan menyapa, berdialog, sekaligus menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas melalui pendekatan yang humanis dan persuasif di CFD Semarang. (foto: istimewa)

Kegiatan tersebut melibatkan personel gabungan dari Satgas Preemtif dan Preventif yang terdiri dari unsur Ditlantas, Sabhara, Binmas, dan Dokkes. Selain memberikan imbauan dan edukasi kamseltibcarlantas, petugas juga menyosialisasikan pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 melalui pembagian pamflet, brosur, serta masker kepada masyarakat yang berkunjung ke CFD.

Kompol Sri Ningsih menjelaskan, pemilihan CFD sebagai salah satu lokasi sosialisasi memberikan kesempatan bagi petugas untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam suasana yang lebih santai dan penuh keakraban. Melalui pendekatan tersebut, pesan mengenai pentingnya etika berlalu lintas dan kepatuhan terhadap peraturan diharapkan dapat lebih mudah diterima.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin langsung bersentuhan dengan masyarakat untuk menyampaikan pentingnya berlalu lintas dengan baik, beretika, dan mematuhi peraturan. Tujuannya tentu untuk keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," jelasnya dihadapan media usai kegiatan.

Ia menambahkan, edukasi dan sosialisasi Operasi Patuh Candi 2026 tidak hanya dilaksanakan di ruang publik seperti CFD, tetapi juga menyasar lingkungan sekolah, perkantoran, pangkalan ojek, serta kelompok masyarakat lainnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan selama operasi berlangsung, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Yuliyanto, menambahkan pendekatan preemtif dan preventif menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026. Menurutnya, upaya membangun budaya tertib berlalu lintas tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga perlu didukung edukasi dan komunikasi yang berkelanjutan dengan masyarakat.

"Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa tertib berlalu lintas bukan semata-mata untuk menghindari pelanggaran atau sanksi, tetapi merupakan kebutuhan untuk melindungi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas setiap kali beraktivitas di jalan raya," ujarnya.
 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut