Karena itu, dia meminta kepada pendaftar calon anggota KI untuk memantau laman-laman tersebut. Dhoni menegaskan, tim seleksi menjunjung tinggi profesionalisme, objektif, dan berintegritas. Seluruh tahapan seleksi juga dilakukan secara transparan, dan tanpa ada pungutan biaya apa pun.
"Ini sesuai arahan dari Pak Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bahwa kami bekerja tanpa intervensi dari mana pun. Kami juga tidak menghubungi calon, baik melalui telepon maupun pesan singkat. Jadi, jika ada yang mengatasnamakan timsel, pasti itu bukan dari kami," tegasnya.
Di samping proses verifikasi dokumen, Dhoni menjelaskan, nantinya ada seleksi berupa tes potensi diri, tes psikologi, hingga wawancara. Dia menambahkan, jika terpilih, tugas tidak ringan akan menanti komisioner KI Jawa Tengah. Apalagi, disrupsi informasi menuntut para komisioner untuk adaptif.
"Selain mengawal badan publik agar bisa menyampaikan informasi secara luas, sesuai perundang-undangan juga tantangan era globalisasi, yang jelas berbeda dari empat tahun lalu," ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
