Dalam banyak komentarnya, netizen menyayangkan pernyataan Taj Yasin sebagai kepala daerah Jawa Tengah yang mestinya mengayomi masyarakat.
“Beneran ini statementnya karena tidak terdaftar kemenag? Ini ga nyambung. Ini pelanggaran HAM serius loh. Tidak ada pembenaran untuk kedzaliman. Bersatu wargaminimal jgn diem aja. Speak loud untuk pelanggaran ini,” tulis akun @putri_and*** pada kolom komentar salah satu unggahan akun Instagram Yasin di @tajyasinmz.
“Eling akhirat pak… Jabatan hanya sementara, hidup juga sementara… Anda wakil rakyat tapi tidak bisa bela rakyat… Percuma ilmu anda tinggi… Anda ikut menggiring opini tidak benar..,” tulis akun @delonge***.
“Apakah kalau pondok tidak terdaftar kemenag perlakuannya dengan cara didobrak dan diintimidasi dgn senjata api??? Sesungguhnya Allah Maha Tau…Dan jabatan hanyalah amanah dan akan dimintai pertanggungjawaban. Sekedar mengingatkan…” tulis akun Nugroho E Set*** di akun facebook Yasin.
“Percuma gus. Jarene wis merdeka jebule pesantren wanita digrebeg ditodong senjata ora diwenehi kesempatan nganggo hijab. Urusan ijin urusan administrasi opo yo ngono kuwi carane.” tulis akun Ada***.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
