Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kelompok Beringas Teror Semarang, Satu Nyawa Mahasiswa Melayang di Jalan Kelud Raya
Advertisement . Scroll to see content

8 Fakta Pendekar PSHT Gunungkidul Tewas di Konser Dangdut, Tertembak Senjata Polisi

Selasa, 16 Mei 2023 | 18:34 WIB
  • author Ainun Najib
8 Fakta Pendekar PSHT Gunungkidul Tewas di Konser Dangdut, Tertembak Senjata Polisi
Fakta-fakta kasus tertembaknya pendekar PSHT Aldi Apriyanto yang diduga dilakukan oleh anggota polisi Polsek Girisubo Briptu MK. (Foto : ist)

3. Sempat Terjadi Kericuhan Antar-penonton

Sebelum kejadian sekitar pukul 22.30 WIB sempat terjadi gesekan antar-penonton. Pihak panitia sempat menghentikan konser tersebut untuk menenangkan para penonton yang terlibat kericuhan. Sebenarnya saat itu kericuhan sudah agak mereda.


Warga terkena tembakan peluru nyasar ke penonton dangdut. Foto: dok ist

"Saat itu sebenarnya kericuhannya sudah agak reda. Tapi tiba-tiba kok ada suara tembakan,"tutur Dukuh Wuni, David Nurviant.

4. Aldi Tertembak Senjata Laras Panjang di Bahu Tembus Pinggang

Saat kejadian, Briptu MK yang berada di atas panggung dengan membawa senjata laras panjang terlihat hendak turun ke depan panggung. Namun tiba-tiba saja snejarta itu meletus. Senjata mematikan itu ditenteng di depan perut. Dengan posisi moncong di bawah. 

Nahas senjata Laras panjang tersebut menyalak ke bawah, korban yang berada di bawah panggung agak ke depan sekira 1 meter langsung terkena peluru tajam di bahu kanan sebelah belakang dan tembus hingga ke pinggang.

5. Warga Sempat Datangi Polsek Girisubo

Usai terdengar letusan korban yang saat itu berada di depan panggung langsung terkapar dan mengerang kesakitan. Lantaran ditubuhnya terluka dan berdarah, korban akhirnya dibawa ke Puskesmas Rongkop. Namun lantaran lukanya cukup parah korban dilarikan ke RSUD Wonosari. Korban akhirnya meninggal.

Ratusan warga yang geram melihat kejadian itu langsung mendatangi kantor Polsek Girisubo untuk menuntut keadilan. Warga dan pihak keluarga pun meminta pelaku untuk diproses secara hukum. 

Editor: Maulana Salman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut