Menelusuri Jejak Pelarian Bripda Rio, Eks Brimob Jadi Tentara Bayaran Rusia Perang di Ukraina
Kemudian dia melanjutkan perjalanan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) menuju Bandara Internasional Haikou Meilan (HAK) pada 19 Desember 2025.
Berdasarkan hal tersebut, pada Kamis, 8 Januari 2026 dilakukan proses penanganan pelanggaran kode etik profesi Polri serta permintaan pendapat dan saran hukum,’’ujarnya.
‘’Sehingga langsung dilaksanakan Sidang KKEP pertama secara in absentia, serta Sidang KKEP kedua pada Jumat, 9 Januari 2026 di ruang Sidang Bidpropam Polda Aceh," pungkasnya.
Sebelumnya, mantan Prajurit Marinir TNI AL Satria Arta Kumbara menjadi pasukan bayaran Rusia (mercenaries) untuk berperang melawan Ukraina. Satria bergabung ke Russian Special Military Operations.
Rusia sendiri diketahui mempunyai banyak tentara bayaran. Salah satu yang terkenal adalah Wagner Group yang dipimpin oleh Yevgeny Prigozhin.
Namun Prigozhin meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat beberapa bulan setelah melancarkan pemberontakan saat akan menggulingkan pemimpin militer Kremlin.
Namun, belakangan Satria mengurungkan niatnya untuk tetap bertempur di Palagan Ukraina. Dia juga meminta kepada pemerintah untuk dapat kembali menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Editor : Ahmad Antoni