5 Jam Tangan Mewah Milik Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq Disita KPK
JAKARTA, iNewsSemarang.id – Sebanyak sembilan boks jam tangan mewah yang diduga milik Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu ditemukan dalam pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) pada Maret lalu.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan, dari jumlah tersebut tidak semuanya berisi jam tangan. Menurutnya, hanya lima kotak yang berisi barang mewah tersebut.
"Jadi dari sembilan boks jam mewah, tidak semuanya ada unit jamnya. Sejauh ini ada lima unit jam ya yang diamankan," kata Budi kepada wartawan, Senin (25/5/2026).
Dia menambahkan, tim penyidik telah memeriksa dari pihak penjual, yakni Boutique Manager INTime Senayan City untuk menelusuri temuan yang dimaksud.
"Karena dalam peristiwa tangkap tangan itu penyidik juga menemukan invoice, ya dari invoice itu maka kemudian kita konfirmasi kepada pihak penjualnya," ujarnya.
Menurut dia, pemeriksaan ini sekaligus upaya mengoptimalkan pemulihan aset atas dugaan perkara tindak pidana korupsi tersebut.
"Dalam penanganan perkara KPK tentunya tidak hanya fokus untuk memberikan efek jera kepada para pelaku, tapi juga bagaimana kita bisa mengoptimalkan pemulihan keuangan negaranya," ujarnya.
Editor: Ahmad Antoni