Stres Tak Selalu Berarti Gangguan Jiwa, Dokter Ungkap Perbedaan dan Cara Mengatasinya

Ahmad Antoni
dr. Alifiati Fitrikasari, Sp. KJ (K) saat berbicara dalam Talkshow bertemakan Stres dan Gangguan Jiwa Auditorium SMC RS Telogorejo Semarang, Kamis (3/9/2026). (foto: iNewsSemarang.id)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Stres tidak selalu berarti gangguan jiwa, tapi jika mengalami stres berat yang berlangsung lama hendaknya perlu diperhatikan. 

dr. Alifiati Fitrikasari, Sp. KJ (K) menjelaskan bahwa stres adalah reaksi tubuh dan pikiran saat menghadapi tekanan atau perubahan. Menurutnya, tres bisa muncul kepada siapa saja.

“Dalam kadar tertentu, stres bisa memicu semangat dan motivasi. Stressor bisa sebagai penyebab sakit, penyebab kekambuhan sakit atau bermakna apa-apa,” jelas dr Alifiati saat berbicara dalam Talkshow bertemakan Stres dan Gangguan Jiwa Auditorium SMC RS Telogorejo Semarang, Kamis (3/9/2026).

Dia menyebutkan berbagai cara dalam mengatasi stress. Diantaranya, dengan melakukan istirahat yang cukup, olahraga ringan, bicara dengan orang terpercaya. 

“Selain itu sebisa mungkin mengatur waktu prioritas, melakukan relaksasi atau hobi, dan kurangi konsumsi berita atau media sosial berlebihan,” ungkapnnya.

Sementara gangguan jiwa, kata dia, merupakan kondisi yang mempengaruhi perasaan, pikiran dan perilaku seseorang. Kondisi ini dapat mengganggu pekerjaan, belajar, hubungan sosial, dan kehidupan sehari-hari

Editor : Ahmad Antoni

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network