Indonesia memiliki potensi energi surya sekitar 3.200 GWp, yang membuka ruang besar bagi pengembangan PLTS untuk sektor komersial dan industri maupun proyek berskala besar. Saat ini, SUN memiliki pipeline proyek energi surya lebih dari 40 MWp yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia dan masih berada dalam tahap pengembangan.
Perusahaan ini juga memperluas perannya sebagai Independent Power Producer (IPP) untuk mendukung pengembangan aset energi bersih jangka panjang. Langkah ini diharapkan memperbesar kontribusi sektor swasta dalam penambahan kapasitas energi terbarukan nasional sekaligus mendukung visi pengembangan 100 GWp energi surya di Indonesia.
Ke depannya, akan memperkuat pengembangan aset energi bersih dan elektrifikasi untuk sektor-sektor strategis. Melalui integrasi PLTS, penyimpanan energi, sistem manajemen energi, elektrifikasi armada, infrastruktur pengisian daya, serta sistem digital, berupaya membantu pelanggan meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat ketahanan energi, dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Untuk mempercepat implementasi, SUN akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, regulator, PLN, asosiasi industri, pengelola kawasan, lembaga pembiayaan, mitra teknologi, pemasok, dan EPC.
Dengan pengalaman satu dekade mengembangkan proyek energi bersih, SUN memasuki fase pertumbuhan berikutnya dengan memperkuat perannya sebagai mitra elektrifikasi bagi industri, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan daya saing industri dan percepatan transisi energi Indonesia.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
