SEMARANG, iNewsSemarang.id – Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengajak masyarakat menjaga persatuan, kesatuan, dan ketenteraman di tengah mencuatnya kasus penggeledahan pondok pesantren (ponpes) Hamalatul Quran di Kabupaten Sukoharjo.
Ia meminta warga tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan menyikapi perbedaan dengan semangat tepa selira serta gotong royong. Dengan begitu, Jawa Tengah tetap menjadi wilayah yang kondusif.
“Kondusivitas wilayah ini bukan berarti tidak ada perbedaan. Perbedaan adalah alat perekat untuk persatuan dan kesatuan,” katanya di Semarang pada Selasa (3/11/2026).
Oleh sebab itu, Ia mengimbau kepada masyarakat agar menyikapi persoalan tersebut dengan dingin dan tetap menjaga sikap santun sebagaimana marwahnya Jawa Tengah. Ia tidak ingin konflik horisontal terjadi di wilayahnya.
Ia mengaku prihatin dengan persoalan ini, ia berharap persoalan tersebut bisa segera selesai. Gubernur Luthfi mengaku, menaruh perhatian penuh terhadap kasus tersebut.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
