Waspadai Covid-19 Cicada, Gejalanya Batuk Demam hingga Sakit Kepala
JAKARTA, iNewsSemarang.id – Masyarakat diimbau waspada terhadap Varian baru Covid-19 bernama Cicada atau BA.3.2 yang mulai menyebar di berbagai negara.
Merebaknya Covid-19 Cicada itu menjadi perhatian para ahli kesehatan global. Meski disebut tidak lebih mematikan, namun varian ini tetap perlu diwaspadai karena tingkat penularannya yang tinggi.
Hal penting yang perlu diketahui masyarakat adalah gejala yang ditimbulkan. Para ahli menyebut, gejala varian Cicada umumnya mirip dengan varian Covid-19 lain yang saat ini beredar.
Berdasarkan data dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC), ada beberapa gejala yang khas dari Covid-19 varian Cicada. Berikut ulasannya.
• Batuk
• Demam atau menggigil
• Sakit tenggorokan
• Hidung tersumbat (kongesti)
• Sesak napas
• Kehilangan indra penciuman atau perasa
• Kelelahan
• Sakit kepala
• Gejala saluran pencernaan seperti mual atau diare
Gejala tersebut bisa berbeda pada setiap orang. Namun, dalam banyak kasus, keluhan dapat mereda dengan sendirinya melalui perawatan suportif, seperti istirahat cukup dan hidrasi.
Meski gejalanya tergolong ringan hingga sedang, varian Cicada tetap berpotensi menimbulkan risiko, terutama bagi kelompok rentan. Oleh karena itu, deteksi dini menjadi kunci untuk mencegah penularan lebih luas.
Selain itu, para ahli memastikan bahwa varian ini masih merespons pengobatan yang sudah tersedia. Dokter Adolfo García-Sastre, direktur institut kesehatan global dan patogen baru di Mt. Sinai, menyebut obat antivirus Covid-19 yang telah dikembangkan sejauh ini masih efektif melawan BA.3.2.
Di sisi lain, efektivitas vaksin terhadap varian ini masih terus diteliti. Beberapa studi awal menunjukkan adanya penurunan kemampuan vaksin dalam mencegah infeksi. Meski begitu, vaksin tetap diyakini mampu melindungi dari gejala berat.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga menegaskan bahwa vaksin Covid-19 saat ini diperkirakan masih memberikan perlindungan terhadap penyakit parah, meskipun varian baru terus bermunculan.
Oleh sebab itu, masyarakat tetap diimbau untuk menjalankan langkah pencegahan dasar, seperti melakukan tes saat mengalami gejala, memakai masker di tempat ramai, serta melengkapi vaksinasi termasuk booster jika diperlukan.
Editor : Ahmad Antoni