Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Manajer Kopdes Tetap Terima Gaji Rp9,3 Juta meski Koperasi Belum Beroperasi, Kok Bisa?
Advertisement . Scroll to see content

Heboh Isu BPJS Kesehatan Bakal Diganti Klinik Kopdes, Begini Respons DPR

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:12 WIB
  • author Achmad Al Fiqri
Heboh Isu BPJS Kesehatan Bakal Diganti Klinik Kopdes, Begini Respons DPR
Suasana pelayanan BPJS Kesehatan. (foto: iNews.id)

JAKARTA, iNewsSemarang.id – Beredar isu  penghapusan BPJS Kesehatan atau pengalihan fungsinya ke lembaga lain, termasuk Klinik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kabar tersebut viral di media sosial.

Isu tersebut direspons Wakil Ketua Komisi IX DPR M Yahya Zaini. Dia menegaskan BPJS Kesehatan tidak bisa dihapus atau dialihkan, karena keberadaan BPJS Kesehatan telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Menurut dia, keberadaan BPJS Kesehatan sangat penting karena telah melayani hampir seluruh penduduk Indonesia.

"BPJS itu diatur oleh undang-undang tidak bisa dihapus atau dialihkan fungsinya ke lembaga lain. Apalagi selama ini BPJS sudah melayani hampir seluruh penduduk Indonesia, coveragenya sudah mencapai 98%. Termasuk yang tertinggi di dunia," jelas Yahya, Selasa (27/10/2026).

Dia secara tegas menolak wacana penghapusan BPJS Kesehatan maupun pengalihan tugas dan fungsinya ke Klinik KDMP. Menurutnya, langkah yang perlu dilakukan saat ini adalah memperbaiki kualitas pelayanan dan tata kelola BPJS Kesehatan.

"Yang perlu dilakukan memperbaiki pelayanan BPJS di rumah-rumah sakit, supaya pasien tidak antri, pending claimnya diperbaiki supaya pembayaran ke rumah sakit tidak menunggak, peserta yang menunggak iurannya yang jumlahnya hampir 23 juta orang diperbaiki tata kelolanya," ujarnya.

Dia juga menyoroti jumlah peserta BPJS Kesehatan yang tidak aktif. Menurutnya, diperlukan langkah untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran iuran sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut