Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Manajer Kopdes Tetap Terima Gaji Rp9,3 Juta meski Koperasi Belum Beroperasi, Kok Bisa?
Advertisement . Scroll to see content

Heboh Isu BPJS Kesehatan Bakal Diganti Klinik Kopdes, Begini Respons DPR

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:12 WIB
  • author Achmad Al Fiqri
Heboh Isu BPJS Kesehatan Bakal Diganti Klinik Kopdes, Begini Respons DPR
Suasana pelayanan BPJS Kesehatan. (foto: iNews.id)

"Peserta yang tidak aktif mencapai 50 juta orang. Agen-agen di lapangan harus diaktifkan untuk menagih tunggakan, warga masyarakat yang aktif membayar harus diberi insentif dengan pelayanan yang cepat. BPJS juga harus membuka kanal-kanal yang bervariasi dan mudah diakses oleh masyarakat," sebutnya.

Dia mengungkapkan BPJS Kesehatan saat ini mengalami defisit sekitar Rp2 triliun setiap bulan. Meski demikian, dia menyebut pemerintah telah berkomitmen memberikan bantuan sebesar Rp20 triliun untuk mendukung pembiayaan lembaga tersebut. "Tinggal nunggu Perpresnya. Ini lantaran tidak seimbang antara pemasukan dan pengeluaran. 

Klaimnya terlalu besar dibanding iuran yang diterima, terutama untuk penyakit katastropik yang menyedot hampir 37% dari pembayaran. Kalau defisit terus berlangsung suatu saat BPJS tidak bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat alias collaps," katanya.

Sebelumnya, BPJS Kesehatan membantah isu yang viral di media sosial terkait penghapusan BPJS Kesehatan dan diganti dengan klinik atau apotek Kopdes Merah Putih.

Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah mengatakan isu tersebut tidak benar. Sebab, kata dia, BPJS Kesehatan memiliki payung hukum Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. "Informasi mengenai penghapusan BPJS Kesehatan yang beredar di media sosial tidak benar," ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut